My Poem

SALAHKAHKU, Padang, 10 april 2009

Perasaan itu masih kurasakan

Setiap aku mencoba melupakan semuanya

Hati ini rasanya tersiksa

Ku bertanya-tanya

Rasa apakah ini yang kurasakan

Rasa apakah ini yang tak lenkang oleh waktu

Rasa apakah ini yang tak terkikis oleh senyuman

Kadang-kadang kutemukan jawaban sesaat

Mungkinkah ini dendam atau rasa sayang

Ku masih ragu untuk menyimpulkannya

Namun telah ku coba untuk melupakannya

Tapi ku tak berdaya

Rasa ini enggang untuk menjauhiku

Oh  Tuhan, apa yang harus kulakukan

Mungkinkah ini yang dinamakan

Kepercayaan yang disia-siakan

Sehingga kusulit untuk memaafkan semuanya

PUTIH TLAH SIRNA, Padang, 15 April

Dulu kau sentuh diriku

dengan kelembutannmu

Dulu kau rayu diriku

dengan lembutnya tuturmu

Segala keindahan ku rasakan

Saat bersamamu

Putih , dulu cerminan dirimu

Sopan itu sebutan sifatmu

Tapi kini putih telah sirna

Gelap sudah merajalela

Kau ditutupi karena kepalsuanmu

Kenyataan, inilah yang sebenarnya

Jangan pernah kau tutupi lagi

Jika putih yang kau banggakan

Sudah ternoda…

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Cuaca